DETAIL DOCUMENT
Pengaruh konsentrasi Na-Alginat sebagai penjerat sel Lactobacillus acidophilus FNCC 0051 dan lama penyimpanan terhadap jumlah sel yang terlepas dan karakter carrier
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Ratnasari, Nike
Subject
Agriculture and Food Technology 
Datestamp
2017-01-17 07:45:22 
Abstract :
Sinbiotik adalah gabungan dari prebiotik dan probiotik yang masing-masing komponennya dapat memberikan keuntungan bagi kesehatan manusia jika dikonsumsi. Teknik imobilisasi pada sinbiotik dikembangkan untuk melindungi probiotik yang dijerat dari lingkungan yang tidak menguntungkan agar tetap dapat bermanfaat bagi tubuh manusia. Prebiotik yang digunakan pada produk sinbiotik ini adalah isomalt dan probiotik yang digunakan adalah Lactobacillus acidophilus FNCC 0051. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi natrium alginat (Na-alginat) sebagai penjerat sel Lactobacillus acidophilus FNCC 0051 dan lama penyimpanan pada suhu refrigerator (±5oC) serta interaksi kedua faktor tersebut terhadap jumlah sel yang terlepas dan karakter carrier yang digunakan (susu UHT). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) desain faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu konsentrasi Na-alginat (1%, 1,5%, 2%) dan lama penyimpanan (hari ke-0, 10, 20). Pengulangan yang dilakukan sebanyak 3(tiga) kali. Parameter yang diuji yaitu jumlah sel yang terlepas (ALT), pH dan total asam laktat carrier (susu UHT). Data yang diperoleh dianalisa secara statistik dengan uji ANOVA (Analysis of Varians) pada α = 5% dan dilanjutkan dengan uji Beda Jarak Nyata Duncan (Duncan’s Multiple Range Test) untuk menentukan taraf perlakuan mana yang memberikan beda nyata. Konsentrasi Na-alginat dan lama penyimpanan masing-masing memberikan pengaruh nyata serta terdapat pengaruh interaksi antara kedua faktor perlakuan terhadap jumlah sel yang terlepas dan karakter carrier (pH dan total asam susu UHT). Sampai pada konsentrasi Na-alginat 2%, semakin rendah konsentrasi Na-alginat yang digunakan maka semakin besar jumlah sel yang terlepas, nilai pH menurun dan total asam meningkat. Selama 20 hari penyimpanan, jumlah sel yang terlepas dan keasaman carrier meningkat dibandingkan hari ke-0 dan 10. Interaksi antara kedua faktor yang memberikan nilai terkecil terhadap jumlah sel yang terlepas (3,7948 log cfu/ml) dan perubahan terhadap karakter carrier (nilai pH = 6,4767 dan total asam = 0,0741 %) adalah kombinasi antara penggunaan 2% konsentrasi Na-alginat selama penyimpanan pada hari ke-0. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya