Abstract :
Homogenisasi adalah proses penyeragaman ukuran partikel untuk mempertahankan kestabilan dari suatu campuran. Homogenisasi dapat diterapkan pada produk-produk berbasis emulsi yang banyak dihasilkan oleh industri rumah tangga di Indonesia. Kendala penerapan homogenisasi pada skala industri rumah tangga adalah kebutuhan akan homogenizer. Pengolahan dengan homogenizer pada skala industri umumnya menggunakan homogenizer jenis high pressure homogenizer yang berkapasitas besar dan memiliki harga yang mahal. Peluang penggunaan homogenizer pada industri rumah tangga ada pada homogenizer jenis high shear disperser.
Penelitian ini dilakukan untuk menguji kinerja hasil rancangan homogenizer jenis high shear disperser yang diharapkan dapat menjadi pilot plan bagi homogenizer skala industri rumah tangga. Homogenizer yang dirancang memiliki prinsip kerja yang sama dengan homogenizer jenis high shear disperser secara umum. Peningkatkan faktor keamanan dan penambahan nilai fungsi menjadi nilai kebaharuan rancangan homogenizer. Sampel yang dipergunakan untuk pengujian adalah susu segar dan santan hasil ekstraksi kelapa dengan rasio 1:1 (air : kelapa parut). Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu kecepatan putaran dan lama waktu homogenisasi, dengan pengulangan 2 kali. Parameter penelitian adalah warna, creaming index, ukuran globula lemak, dan sensoris (kesukaan terhadap warna).
Hasil penelitian menunjukkan peningkatkan faktor keamanan dan penambahan nilai fungsi mempengaruhi kinerja operasional homogenizer. Hasil pengujian terhadap sampel menunjukkan homogenizer mampu diterapkan pada santan tetapi belum dapat diterapkan pada susu. Terdapat kekurangan teknis terkait dengan bentuk disperser dan daya motor penggerak yang mempengaruhi kinerja homogenizer. Countour plot analisa respon permukaan menunjukkan perlakuan terbaik untuk sampel santan adalah perlakuan kecepatan putaran dan waktu minimum (S1T1) dengan kisaran ukuran globula lemak < 50µm2, creaming index < 94,5%, whiteness index > 4,2, dan yellowness index > 14.