Abstract :
Perkembangan pasar yang ada di Indonesia saat ini dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu pasar modern dan tradisional, dimana kedua pasar tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan hipotesis dengan tujuan untuk menganalisis variabel yang membedakan kecenderungan konsumen belanja di pasar tradisional dan pasar modern sebagai efek dari faktor demografi yang terdiri dari pendidikan, usia, penghasilan, harga, merchandising, manfaat penambahan nilai, dan fasilitas. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 100 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Diskriminan.
Hasil penelitian menunjukkan Demografi yang terdiri dari pendidikan, usia dan penghasilan terbukti membedakan konsumen dalam memilih tempat belanja di pasar tradisional atau di pasar modern. Sedangkan untuk harga, merchandising, manfaat penambahan nilai dan fasilitas tidak dapat membedakan kecenderungan konsumen berbelanja di pasar tradisional dan di pasar modern.