Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Fransiska Romana Lolong (STUDENT ID : luciafransiskaromana@gmail.com)
Daniel Widyadinata (STUDENT ID : danielwidyadinata@gmail.com)
Subject
Chemical Engineering
Datestamp
2017-01-23 03:36:40
Abstract :
Dalam pemanfaatannya sebagai bahan alami, serai digunakan sebagai bahan tambahan untuk makanan dan minuman agar dapat menambah cita rasa dan gizi dari produk pangan, sehingga serai dapat digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan produk minuman berkarbonasi rasa serai. Untuk menghasilkan produk minuman berkarbonasi rasa serai, diperlukan adanya proses karbonasi, sedangkan untuk menambah cita rasa manis digunakan gula aren sebagai bahan pemanis alami dan natrium benzoat sebagai bahan pengawet pangan.
Pada prarencara pabrik minuman herbal serai berkarbonasi ini, digunakan ekstraksi dengan metode infusion agar didapatkan ekstrak serai yang dengan kandungan mineral, vitamin dan senyawa antioksidan yang terdapat didalam serai, lalu dilakukan proses pasteurisasi untuk mensterilkan prosuk, sedangkan proses karbonasi menggunakan metode waterfall.
Prarencara pabrik minuman berkarbonasi rasa serai ini memiliki rincian sebagai berikut :
Bahan baku : Serai, Gula Aren, Natrium Benzoat, CO2
Kapasitas produksi : 13.068.000 Liter/Tahun
Utilitas : Air = 78,7635 m3/hari
Listrik = 133,095 kW/hari
Jumlah tenaga kerja : 105 orang
Lokasi pabrik : Kelurahan Penosan, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh
Analisa ekonomi
• Rate of Return sebelum pajak : 50,41%
• Rate of Return sesudah pajak : 39,04%
• Rate of Equity sebelum pajak : 86,74%
• Rate of Equity sesudah pajak : 66,32%
• Pay Out Time sebelum pajak : 2 tahun 3 bulan
• Pay Out Time sesudah pajak : 2 tahun 10 bulan
• Break Even Point (BEP) : 28,77%