Abstract :
Dari informasi yang diperoleh dari Asia Internet Usage And
Population yang didata pada tanggal 31 desember 2011 bahwa penguna
internet di 35 negara Asia termasuk Indonesia mencapai 44,8% dari
pengguna seluruh dunia, Indonesia sudah mencapai 55.000.000 pengguna
atau 5,4% dari total pengguna 35 negara Asia. Mengingat jumlah penduduk
di Indonesia dari data BPLS tahun 2011 yaitu 245.613.043 jiwa. Jadi
pengguna internet di Indonesia sekitar 22,4% dari total penduduk di
Indonesia dan menempati posisi ketiga dibawah China, India, dan Jepang,
adalah merupakan salah satu peluang para retailer untuk menjual barang
dagangannya secara online mengingat banyaknya pangsa pasar. Setiap
retailer berlomba untuk menarik konsumen baik dengan kualitas website
yang baik karena persaingan retail semakin ketat untuk mendapatkan
pangsa pasar online. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh website quality terhadap urge to buy impulsively yang
dimoderasi dengan impulsiveness pada konsumen online shop di surabaya.
Populasi dalam penelitian ini adalah orang yang belum pernah
membeli produk melalui retail online. Teknik pengambilan sampel dalam
penelitian ini adalah non probability sampling dengan menggunakan
metode purposive sampling. Purposive sampling merupakan teknik non
probability sampling dimana pemilihan sampel berdasarkan pertimbanganpertimbangan
tertentu yaitu orang yang belum pernah membeli produk
melalui retail online dan berusia minimal 18 tahun serta berdomisili di
Surabaya. Teknik analisis menggunakan Analisis Regresi Moderasi
Berdasarkan hasil perhitungan didapat bahwa Website Quality
berpengaruh terhadap Urge to buy impulsively, Impulsiveness berpengaruh
terhadap Urge to buy impulsively. Serta Impulsiveness memoderasi
pengaruh Website Quality terhadap Urge to buy impulsively konsumen pada
pembelian online di Surabaya.