DETAIL DOCUMENT
Pengaruh penambahan cream of tartar terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik sugar glass
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Ruth Siana Caroline (STUDENT ID : ruthluvbluee@gmail.com)
Subject
Agriculture and Food Technology 
Datestamp
2017-02-07 02:07:13 
Abstract :
Sugar glass merupakan salah satu jenis produk kembang gula. Sugar glass dibuat dengan cara melarutkan gula dalam air dan dipanaskan hingga mencapai tahap hard crack (150oC) kemudian dicetak dan didinginkan hingga mengeras. Sugar glass dicetak berbentuk pengaduk sebagai salah satu inovasi untuk membuat pengaduk sekaligus pemanis pada minuman. Pembuatan sugar glass pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan isomalt dan gula batu sebagai bahan utama, serta cream of tartar yang berperan sebagai interfering agent. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu konsentrasi cream of tartar yang terdiri dari enam level, yaitu 0% (P1); 0,1% (P2); 0,2% (P3); 0,3% (P4); 0,4% (P5); 0,5% (P6) dan diulang sebanyak empat kali. Dari hasil pengolahan data dengan ANOVA (Analysis of Variance) didapatkan hasil bahwa semua pengujian, yaitu kadar air, warna, tekstur (hardness dan brittleness), daya larut, dan organoleptik (warna dan kelengketan) terdapat perbedaan nyata sehingga pengujian dilanjutkan dengan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan kadar air sugar glass sebesar 0,45-0,96%, hardness 31,724-56,954 kg, dan daya larut sebesar 1301,5-1876 detik. Perlakuan yang paling disukai pada uji organoleptik warna adalah penambahan konsentrasi cream of tartar 0,1% sedangkan pada parameter kelengketan adalah penambahan konsentrasi cream of tartar 0%. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya