Abstract :
Pada pembelajaran tahun ini menggunakan K13 atau Kurikulum 2013
yang sudah memuat buku tematik. Di dalam buku tematik tentunya juga
mempunyai beberapa kekurangan seperti ukuran buku serta tidak memuat materi
budaya lokal secara langsung pada satu subtema. Tidak banyak siswa saat ini yang
kurang memahami budaya lokal di daerah setempat. Di era 4.0 ini yang lebih
dominan yaitu semua serba digital bukan lagi tatap muka ataupun sosial, padahal
pada budaya daerah kita mengajarkan dan diajarkan tentang sikap sosial yang kuat
misalnya gotong royong atau kebersamaan dalam semua aspek sosial. Penelitian ini
bertujuan untuk menguji kelayakan dan mengetahui respon siswa pada buku saku
tema tik berbasis local culture untuk siswa kelas IV SDN Pagar Batu 1. Pada
penelitian ini menggunakan pengembangan 4D (Thiagarajan) yang terdiri dari
tahap define, design, dan development. Instrument pada pengambilan data
penelitian ini terdiri dari lembar validasi Bahasa Indonesia/Isi, validasi format,
validasi desain, validasi Bahasa Madura dan validasi respon siswa. Tahap uji
kelayakan validasi Bahasa Indonesia/Isi 81,5%, validasi format 80%, validasi
desain 77%, validasi Bahasa Madura 87,5%. Pada tahap uji coba awal angket
respon siswa diberikan kepada 4 siswa dan mendapatkan persentase 98%. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa buku saku tematik dinyatakan layak.
Kata kunci : Buku saku tematik, pengembangan, local culture/budaya lokal, 4D