Abstract :
Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat
di dunia yang prevelensinya paling tinggi sampai saat ini. Faktanya kasus TB
masih banyak yang tidak sembuh, dikarenakan banyak penderita kurang yakin
untuk sembuh sehingga tidak menaati program pengobatan. Tujuan penelitian ini
adalah untuk menganalisis hubungan self efficacy penderita tuberkulosis dengan
kepatuhan minum obat di Wilayah Kerja Puskesmas Lenteng. Desain penelitian
ini menggunakan metode observasional analitik pendekatan cross sectional.
Populasi penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Lenteng tahun 2021
sebanyak 77 responden. Sampel yang digunakan yaitu purposive sampling yang
berjumlah 64 responden. Kemudian data diolah dengan menggunakan uji statistik
spearman?s rho dengan tingkat kemaknaan diperoleh (? ? 0,05) diperoleh nilai p
value = 0,000 dimana p ? 0,05, berarti Ho diterima. Maka terdapat hubungan
antara self efficacy pada penderita tuberkulosis dengan kepatuhan minum obat di
Wilayah Kerja Puskesmas Lenteng tahun 2022. Kesimpulan dalam penelitian ini
ada hubungan self efficacy pada penderita tuberkulosis dengan kepatuhan minum
obat di Wilayah Kerja Puskesmas Lenteng tahun 2022. Saran dalam penelitian ini
adalah diharapkan dapat meningkatkan pelayanannya seperti : salah satu faktor
kepatuhan minum obat akan membuat pasien TB patuh berobat. Selain itu, dapat
memberi pendidikan tentang tuberkulosis, bahaya TB dan kunjungan rumah bagi
penderita TB.
Kata Kunci : Tuberkulosis, Self Efficacy, Kepatuhan Minum Obat