Abstract :
Fisiologi proses menua memberikan dampak pada kualitas tidur lansia.
Kualitas tidur lansia mengalami penurunan akibat berbagai faktor di antaranya yaitu penyakit, lingkungan, kecemasan, kelelahan, alkohol, dan obat-obatan. Ada beberapa terapi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur salah satunya yaitu terapi wudu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi wudu terhadap kualitas tidur pada lansia di Dusun Pesisir Desa Prenduan Kecamatan Pragaan. Jenis penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperiment dengan rancangan non equivalent control group (two group pre test-post test). Populasi 80 orang lansia dan responden yang digunakan 52 orang lansia dengan menggunakan pengumpulan data Purposive Sampling.
Hasil analisa uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test
pada kelompok perlakuan didapatkan nilai sig. 0.000 (P < 0.05) yang artinya
terdapat perubahan kualitas tidur sebelum dan sesudah pemberian terapi wudu. Pada kelompok kontrol didapatkan nilai sig. 0.828 (P > 0.05) yang artinya tidak terdapat perubahan pada kualitas tidur lansia.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh terapi wudu
terhadap kualitas tidur di Dusun Pesisir Desa Prenduan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep.
Kata Kunci : Lansia, Kualitas Tidur, Terapi Wudu