DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAPURA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Jannah, Nurul
Subject
610 Medicine & Health 
Datestamp
2022-11-17 04:21:00 
Abstract :
Tuberkulosis paru adalah infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyerang jaringan parenkim paru. Tingkat stres mempengaruhi bagaimana kualitas hidup seseorang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kualitas hidup pada pasien tuberkulosis paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Gapura. Desain penelitian yang digunakan obsevasional anaitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 47 orang penderita Tuberkulosis paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Gapura. Tehnik sampling yang digunakan Purposive sampling dengan besar sampel 42 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS (Depression, Anxiety, Stress Scale) dan The World Health Organization Quality Of Life (WHOQOL)?BREF. Analisis data menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian tingkat stres pasien tuberkulosis paru didapatkan sebagian besar responden 26 orang (61.9), sedangkan kualitas hidup sebagian besar responden 28 orang (66.7) masuk pada kategori buruk. Hasil uji analisis statistik kolerasi spearman menunjukkan bahwa nilai significancy ? value = 0,03 (? < ? 0,05), artinya Ho ditolak Hi diterima, yang berarti ada hubungan tingkat stres dengan kualitas hidup pada pasien tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Gapura, dengan koefisien kolerasi atau kekuatan hubungan lemah dengan -0,329 dengan arah hubungan negatif. Tenaga kesehatan perlu meningkatkan promosi kesehatan dan konseling tentang tuberkulosis pada masyarakat untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan, agar masyarakat dan penderita tuberkulosis mempunyai kesadaran dan perubahan menuju hidup yang lebih sehat. 
Institution Info

Universitas Wiraraja