Abstract :
Kualitas hidup penderita TB Paru sangat penting diperhatikan karena
penyakit infeksi bersifat kronis yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Untuk meningkatkan kualitas hidup adalah dengan memberikan dukungan keluarga, sosial dan tenaga kesehatan kepada penderita TB Paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Interpersonal Influence (Dukungan Keluarga, dukungan Sosial dan Tenaga Kesehatan) dengan Kualitas hidup pada Penderita TB Paru di Puskesmas Saronggi Kabupaten Sumenep. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah para penderita TB Paru. Teknik sampling menggunakan simple random sampling sehingga sampel berjumlah 40 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tentang hubungan Interpersonal Influence (Dukungan Keluarga, dukungan Sosial dan Tenaga Kesehatan) dengan Kualitas hidup TB Paru. Analisa data menggunakan uji korelasi spearman dengan ( ? < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar penderita TB Paru memiliki Interpersonal Influence (Dukungan keluarga, dukungan sosial dan tenaga kesehatan) yang tinggi, hampir setengahnya penderita TB Paru memiliki kualitas hidup yang cukup. Hasil analisis data tentang hubungan Interpersonal Influence (Dukungan keluarga, dukungan sosial dan tenaga kesehatan) dengan kualitas hidup pada penderita TB Paru didapatkan ?Value = dukungan keluarga (< 0,001 ), dukungan sosial ( 0,002 ) dan tenaga kesehatan(0,004) ? < 0,05) sehingga ada hubungan Interpersonal Influence (Dukungan keluarga, dukungan sosial dan tenaga kesehatan) dengan kualitas hidup penderita TB Paru. Tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi dan informasi tentang penyakit TB kepada masyarakat dan para keluarga diharapkan untuk selalu memantau penderita TB Paru untuk melakukan pengobatan TB sampai selesai.