Abstract :
Lansia banyak mengalami masalah terhadap kesehatan. Salah satu
masalah yang sering dirasakan lansia yaitu insomnia. Sebagian besar lansia
mengalami kesulitan dalam memulai tidur, kesulitan mempertahana tidur
nyenyak, dan bangun yang terlalu pagi dari biasanya. Therapeutic touch sebagai
terapi kompolementer yang bisa menurunkan gejala insomnia dapat membantu
atau memperbaiki keseimbangan medan energi dalam tubuh. Tujuan penelitian ini
dalah untuk mengetahui pengaruh therapeutic touch terhadap insomnia pada lansia
di Dusun Utara Makam.
Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperiment dengan rancangan non
equivalent control group (two group pre test-post test). Populasi dalam penelitian
ini yaitu 74 orang lansia dan sampel yang digunakan 48 orang lansia yang
mengalami insomnia dengan Simple Random Sampling. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner ISI (insomnia severity index).
Hasil analisa uji statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed
Rank Test pada kelompok perlakuan didapatkan sig. = 0.000 (P < 0.05) yang
artinya terdapat perubahan terhadap tingkat insomnia sebelum dan sesudah
diberikan therapeutic touch, dan pada kelompok kontrol didapatkan sig. = 0.002
(P < 0.05) yang artinya terdapat perubahan terhadap tingkat insomnia sebelum
dan sesudah diberikan edukasi atur nafas 5 menit sebelum tidur.
Pemberian therapeutic touch selama 3 hari dapat menurunkan tingkat
insomnia pada lansia di Dusun Utara Makam Desa Angon-angon Kecamatan
Arjasa Kabupaten Sumenep.
Kata Kunci : Therapeutic Touch, Insomnia, Lansia