Abstract :
PENGARUH EDUKSI SELF CARE TERHADAP DUKUNGAN
KELUARGA DALAM KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA
HIPERTENSI DI DESA DASUK TIMUR
KECAMATAN DASUK
Oleh: Afni Farika
Self care adalah teori keperawatan yang dikembangkan oleh Dorothea Orem
(1971). Orem mengembangan definisi keperawatan menekankan kebutuhan klien
akan perawatan pribadi sedangkan, tujuan Orem adalah untuk membantu klien
mengurus diri mereka sendiri. Dukungan keluarga merupakan salah satu upaya
untuk menciptakan sikap utuh penderita hipertensi. Hipertensi merupakan tekanan
darah tinggi dimana systole 140 ? mmHg dan diastole ? 90 mmHg. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi self care terhadap dukungan
keluarga dalam kepatuhan minum obat penderita hipertensi Di Desa Dasuk Timur
Kecamatan Dasuk.
Metode penelitian ini pra-eksperimen dengan desain penelitian adalah one
group pre test post test. Teknik sampling yang digunakan yaitu Simple Random
Sampling dan jumlah sampel 63 responden. Uji analisis menggunakan uji
wilcoxon. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan skala likert. Penelitian
diawali dengan pre test kemudian diberikan edukasi self care dan di lanjutkan
dengan post test.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki
dukungan keluarga yang cukup sebanyak 47 responden (74,6%) sebelum di
berikan edukasi self care dan sesudah diberikan edukasi self care sebagian besar
responden memiliki dukungan keluarga yang baik dengan 39 responden (61,9%).
Analisa uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon di dapatkan nilai P=0,000
(P) dengan ?=0,05 menunjukkan ada pengaruh edukasi self care terhadap
dukungan keluarga dalam kepatuhan minum obat penderita hipertensi.
Kesimpulan yang di peroleh adalah edukasi self care dapat meningkatkan
pengetahuan bagi keluarga penderita hipertensi untuk tetap memberikan dukungan
keluarga dalam mengingatkan penderita hipertensi agar rutin minum obat.
Kata kunci : Edukasi self care, dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan
hipertensi.