Abstract :
Pola makan instrumen penting dalam proses tumbuh kembang anak,
sehingga dibutuhkan stimulasi adekuat dari lingkungan berupa jaminan
pendidikan, perlindungan, kesehatan, dan kemananan pada anak . Masih ada
orang tua yang mempersepsikan pola makan pada anak sebagai sesuatu yang biasa
(dianggap remeh) (Putriana, 2021). Tujuan penelitian untuk hubungan self
efficacy orang tua dengan persepsi pola makan anak usia prasekolah di TK AlFurqon Kecamatan Batang-Batang.
Penelitian menggunakan observasi analitik dengan pendekatan Cross
Sectional, Variabel independen adalah self efficacy orang tua dan variabel
dependen adalah pola makan pada anak usia prasekolah. Populasi dalam
penelitian ini adalah orang tua anak usia prasekolah TK Al-Furqon sebesar 40
orang sampel 37 orang, teknik sampling menggunakan simple random sampling.
Instrumen dengan kuesioner. Analisa data yang digunakan Rank Spearman
dengan <0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar self efficacy
responden adalah baik 22 (59,5%). Sebagian besar persepsi pola makan responden
adalah negative 20 (54,1%). Analisa data Rank Spearman diperoleh p value 0,006
< 0,05 yang bermakna (H0 ditolak) ada hubungan Self efficacy dengan persepsi
pola makan orang tua anak usia pra sekolah di TK Al-Furqon.
Perawat harus melakukan kerjasama lintas sektor untuk memberikan
pemahaman tentang pentingnya pola makan pada anak. Promosi kesehatan yang
diberikan secara perlahan akan merubah dan meningkatkan self efficacy orang tua.
Persepsi positif tentang pola makan pada anak usia prasekolah berkembang
selaras seiring baiknya self efficacy.
Kata kunci : Self efficacy, persepsi, pola makan, anak usia prasekolah