Abstract :
Skabies telah menjadi salah satu masalah kesehatan yang ada di lingkungan
santri Pondok Pesantren. Stigma dan pemahaman yang salah tentang penyakit
Skabies serta tingkat pengetahuan yang kurang baik menjadi salah satu faktor terbesar
yang menjadi penyebab tingginya angka kejadian Skabies di kalangan santri. Tujuan
penelitian adalah menganalisis hubungan Tingkat pengetahuan dengan Pencegahan
penyakit scabies di kalangan Santri Pondok Pesantren Tarate Selatan Pandian
Sumenep.
Desain penelitian menggunakan Desain observasional Analitik melalui
pendekatan Cross Sectional, Populasi penelitian adalah Seluruh santri MTs kelas
1,2& 3Skabies sejumlah 35orang santri dengan jumlah Sample sebanyak 32 orang
berdasarkan tekhnik pengambilan sample Simple Random Sampling. Variabel
independen Tingkat Pengetahuan Variabel Dependen Pencegahan penyakit Scabies.
Pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing,
Coding, Scoring,Tabulating, Serta dianalisis menggunakan uji Rank Spearman
denagntingkat Signifikansi ?<0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden yang memiliki
Tingkat pengetahuan Cukup sebanyak 19 Responden, terdiri dari 1 Responden
(5.3%) dengan Pencegahan penyakit scabies baik dan 18 Responden (94.7%)
dengan Pencegahan penyakit scabies yang Cukup.Hasil uji signifikansi didapati
?=0.00< ?=0,005 Sehingga diketahui bahwa terdapat hubungan antara Tingkat
pengetahuan dengan Pencegahan penyakit scabies di Pondok Pesantren Tarate
Selatan.
Terdapat hubungan antara Tingkat Penegetahuan dengan Penecegahan
penyakit scabies pada kalangan santri.Perawat di Pondok Pesantren diharap mampu
meningkatkan dan memberikan pemahaman yang benar tentang penyakit Skabies di
kalangan para santri.
Kata kunci : Tingkat Pengetahuan, Pencegahan Penyakit , Skabies.