Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang persepsi
lansia tentang kenyamanan tidur di pasir berdasarkan aspek ergonomi studi kasus
Kampung Pasir, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten
Sumenep. Yang dimaksud persepsi adalah proses yang menggabungkan dan
mengorganisasi data-data indera kita (penginderaan) untuk dikembangkan
sedemikian rupa sehingga kita dapat menyadari pola pikir masyarakat di
sekeliling (lingkungan), dan persepsi ini bisa berkembang menjadi pola pikir, dan
selanjutnya menjadi jalan hidup dalam masyarakat yang menunjukkan bahwa
masyarakat memiliki persepsi positif atau negatif dalam melakukan suatu kegiatan
tidur di pasir.
Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat lansia di Desa Legung
Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, dan yang menjadi
informan dalam penelitian ini sebanyak 10 informan yang berasal dari lansia,
dengam menggunakan metode purposive sampling, metode penelitian dengan cara
deskriptif kualitatif. Tekhnik pengambilan data dengan adanya survey awal
kemudian dilanjutkan dengan wawancara mendalam dengan informan lansia
untuk mengetahui persepsi lansia tentang kenyamanan tidur di pasir berdasarkan
aspek ergonomi.
Temuan data yang ada dilapangan melalui survey awal memperlihatkan
masyarakat lansia Legung Timur, khsusunya Kampung Pasir, masih melestarikan
tradisi tidur di pasir, bahkan sampai yang kegiatan sehari-harinya berada di pasir,
dari proses jual-beli sampai beristirahat dan bersantai bersama keluarga itu
dilakukan diatas kasur pasir tersebut. Diindikasi ada faktor yang sangat
mempengaruhi persepsi para lansia terhadap kasur pasir tersebut yang ditemukan
oleh peneliti didalam pola pikir masyarakat khsususnya pasra lansia di Desa
Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.
Kata kunci: Persepi, kenyamanan, lansia, tidur, pasir, ergonomi