Abstract :
ABSTRAK
Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada
Usia Dewasa di Daerah Pesisir Desa Pinggir Papas Kabupaten Sumenep.
Oleh : Oktaviana Rikawati
Pendahuluan : Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dan menjadi faktor
utama permasalahan kesehatan didunia karena prevalensinya yang masih tinggi.
Hipertensi merupakan tantangan besar di indonesia karena sering ditemukan pada
pelayanan kesehatan tingkat primer. Hipertensi juga dapat membunuh
penderitanya secara diam-diam yang merupakan The Sillent Killer. Metode:
penelitian ini menggunakan Desain Analitik Korelasional dengan pendekatan
cross sectional dengan pola makan dan aktivitas fisik sebagai variabel independen
dan kejadian hipertensi sebagi variabel dependen. Sampel penelitian ini berjumlah
50 orang yang sekaligus menjadi sampel penelitian ini. analisis data menggunakan
Rank Spearman. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
kejadian hipertensi memiliki presentase 65.7%. Pola Makan dengan asupan lemak
terbanyak 67 responden (67.7%) serta asupan natrium terbanyak 69 responden
(69.7%) sedangkan aktivitas fisik sedang sebanyak 50 responden (550.5%). Hasil
analisis hubungan pola makan asupan lemak dengan kejadian hipertensi
(p=0,0106) serta asupan natrium dengan kejadian hipertensi (p=0,000) dan
hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p=0,026). Kesimpulan :
Terdapat hubungan bermakan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan
kejadian hipertensi pada usia dewasa di Daerah Pesisir Desa Pinggir Papas
Kabupaten Sumenep.
Kata Kunci: Hipertensi, Pola Makan, Aktivitas Fisik