Abstract :
Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolisme yang dihasilkan
dari defisiensi relatif dalam sekresi insulin dan atau resistensi terkait degan
hormon insulin (Justino, 2018). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh
penerapan terapi rebusan daun sirsak terhadap penurunan kadar glukosa dalam
darah pada pasien diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan metode studi
kasus. Subyek dalam studi kasus ini menggunakan 2 pasien dengan kasus
Diabetes Mellitus. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan
mengisi format asuhan keperawatan mulai dari pengkajian, pemeriksaan fisik,
analisa data, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi
keperawatan, dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini didapatkan 2 pasien
dengan diagnosa keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Setelah
dilakukan intervensi keperawatan manajemen hiperglikemi selama 3x1 minggu
dan terapi pemberian rebusan daun sirsak 3 kali pertemuan didapatkan hasil
dari kedua pasien mengalami penurunan kadar gula darah. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa terjadi penurunan kadar glukosa dalam darah pada pasien 1
hari pertama terdapat hasil GDA 265 mg/dl, hari kedua 205 mg/dl, hari ketiga
200 mg/dl sementara pada pasien ke 2 hari pertama terdapat hasil GDA 365
mg/dl, hari kedua 295 mg/dl, hari ketiga 254 mg/dl. Jadi dapat disimpulkan
bahwa ada pengaruh penerapan terapi rebusan daun sisrsak terhadap penurunan
kadar glukosa dalam darah pada pasien diabetes mellitus.