Abstract :
Jalan merupakan suatu konstruksi yang befungsi sebagai prasarana
perhubungan darat yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia.
Dengan adanya jalan yang memadai dapat memperlancar distribusi barang dan jasa
sehingga kebutuhan pemakai jalan dapat terpenuhi.
Pada penulisan tugas akhir ini lokasi yang dipilih adalah Jalan Ruas Jembatan
Penanggungan - Batu Ampar (No.354) Kecamaan Guluk - Guluk Kabupaten
Sumenep (STA 0+000 ? 1+000). Alasan dipilihnya lokasi ini sebagai sumber
referensi untuk tugas akhir dikarenakan pada lokasi ini mengalami kerusakan dan
badan jalan yang kurang lebar, sehingga untuk mengukur dalam penyajian tugas akhir
tentang perbandingan perkerasan lentur dan perkerasan kaku pada peleberan jalan,
maka pada perencanaan perkerasan ini menggunakan jenis perencanaan konstruksi
perkerasan jalan yang berbeda yaitu perkerasan lentur dan perkerasan kaku. Dari
kedua hasil jenis perkerasan tadi dibuat suatu perbandingan beban operasional lalu
lintas yang membuktikan efisiensi biaya pemeliharaan perkerasan dan biaya
pemeliharaan perkerasan mana yang lebih baik dengan umur rencana 20 tahun.
Hasil survey Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) didapat jumlah keseluruhan
yaitu, 26200 smp. Jalan yang direncanakan memiliki panjang 1 km dan lebar 2 m
(Kanan-Kiri). Dari hasil perhitungan perkerasan lentur didapat tebal AC-BC 7,5 cm,
CTB 20 cm dan Lapis CTB (Agregat kelas A) 15 cm. Sedangkan Rencana Anggaran
Biaya (RAB) dari perkerasan lentur yaitu Rp. 1.176.388.000,00 (Satu Milyar Seratus
Tujuh Puluh Enam Juta Tiga Ratus Delapan Puluh Delapan Ribu Rupiah). Dari hasil
perhitungan perkerasan beton didapat tebal 22 cm, dan Lapis pondasi bawah 10 cm.
Sedangkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari perkerasan beton yaitu Rp.
1.151.858.000,00 (Satu Milyar Seratus Lima Puluh Satu Juta Delapan Ratus Lima
Puluh Delapan Ribu Rupiah).
Kata Kunci : ?Perkerasan Lentur, Perkerasan Kaku, CBR, LHR, dan RAB?.