Abstract :
Tingkat ketidak perdulian masyarakat akan kesehatan lingkungan timbul
akibat rendahnya kesadaran masyarakat terhadap sanitasi lingkungan, dimana
masyarakat Desa Marengan Laok sebanyak 73,87 % mempunyai jamban yang tidak
layak pakai dan 26,13 % mempunyai jamban yang layak pakai dan sanitasi di desa
tersebut bisa di bilang buruk. Masyarakat buang air besar di sungai, selokan, laut, dan
tempat terbuka lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran untuk
perilaku masyarakat tentang penggunaan jamban dan kondisi jamban di Desa
Marengan Laok Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep.
Jenis penelitian ini Deskriptif Kuantitatif. Variabel pada penelitian adalah
perilaku penggunaan jamban dan kondisi jamban. Pengambilan sampel menggunakan
metode simple random sampling. Populasi sebanyak 4365 Penduduk, di ambil 56
sebagai sampel penelitian. Penelitian dilakukan pada bulan maret 2019. Hasil
penelitian dianalisis menggunakan metode analisis SWOT Hasil penelitian
menggambarkan bahwa masyarakat yang menjadi responden memiliki perilaku
kurang baik yaitu Buang Air Besar Sembarangan (BABS) sebesar 73,87 % dan
kondisi jamban tidak memenuhi syarat atau tidak layak pakai yaitu 12,62 % dari hasilvi
penelitian, maka disarankan masyarakat perlu membangun jamban dengan septic tank
komunal sebagai modifikasi jamban sehat.
Kata kunci: Perilaku, Masyarakat, Penggunaan Jamban, Kondisi Jamban