Abstract :
Penyediaan air bersih untuk masyarakat mempunyai peranan yang sangat
penting dalam meningkatkan kesehatan lingkungan atau masyarakat, yakni
mempunyai peranan dalam menurunkan angka penderita penyakit, khususnya
yang berhubungan dengan air, dan berperan dalam meningkatkan standar atau
kualitas hidup masyarakat. Sampai saat ini penyediaan air bersih untuk
masyarakat di Indonesia masih dihadapkan pada beberapa permasalahan yang
cukup kompleks dan sampai saat ini masih belum dapat diatasi sepenuhnya. Salah
satu masalah yang masih dihadapi sampai saat ini yakni masih rendahnya tingkat
pelayanan air bersih untuk masyarakat.
Metode untuk penelitian menggunakan metode geometrik untuk proyeksi
penduduk dan metode Hanzen-William untuk takanan yang ada di lokasi
penelitian.
Alat dalam penelitian yaitu menggunakan theodolid dan program epanet
Dalam penelitian ini sangat membutuhkan untuk pengumpulan data, dalam
proyeksi penduduk untuk 5 tahun mendatang terdapat 312 jiwa, 10 tahun
medatang terdapat 332 jiwa dan 25 tahun mendatang terdapat 388 jiwa.
Kebutuhan air di Dusun Pato?an untuk 5 tahun sebesar 31.500 l/hari, 10 tahun
sebesar 33.186 l/hari dan untuk 25 tahun sebesar 38.803 l/hari dan mempunyai
debit alira sebesar 1,662 l /detik dengan kecepatan aliran dari 0,205 m/detik
sedangkan untuk tekanan terdapat 0,197-34,855 m. Untuk memenuhi kebutuhan
masyarakan untuk (5 tahun 1,662 x 3600 x 5 jam = 29.916 l/jam dengan jumlah
air yang di butuhkan masyarakat sebesar 31.500 l/hari), (10 tahun 1,662 x 3600 x
6 jam = 35.899 l/jam dengan jumlah air yang di butuhkan masyarakat sebesar
33.186 l/hari) dan untuk (25 tahun 1,662 x 3600 x 7 jam = 41.882 l/jam dengan
jumlah air yang di butuhkan masyarakat sebesar 38.803 l/hari).
Kata kunci : evaluasi, peningkatan, pelayanan air bersih, pipa
transmisi, epanet.