Abstract :
Penyediaan air bersih sangatlah penting bagi masyarakat Kota Sumenep.
Untuk mengetahui kebutuhan dan ketersediaan air bersih yang berada di Areal
Timur Kabupaten Sumenep yaitu di Kecamatan Kalianget di masa yang akan
datang dengan sistem air bersih dari PDAM Kota Sumenp.Metode penelitian ini
yaitu metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berupa
pengumpulan dan pengolahan data yang berbentuk angka sesuai dengan fakta
ataupun kenyataan yang ditemui di lapangan. Teknik analisis data yang dilakukan
penelitian ini yaitu proyeksi jumlah pelanggan, proyeksi fasilitas umum, proyeksi
jumlah kebutuhan air, analisa Epanet, dan sistem perpipaan distribusi air bersih.
Untuk mengetahui kebutuhan dan ketersediaan air bersih, Kebutuhan air
Kecamatan Kalianget untuk 5 tahun mendatang sebesar 376820 l/hari atau 4,261
l/detik, untuk 10 tahun yaitu sebesar 440520 l/hari atau 5,098 l/detik, untuk 15
tahun yaitu sebesar 515720 l/hari atau 5,968 l/detik, untuk 20 tahun yaitu sebesar
602780 l/hari atau 6,976 l/detik, untuk 25 tahun yaitu sebesar 705680 l/hari atau
8,167 l/detik. Untuk ketersediaan debit di Kecamatan Kalianget 5 tahun ke depan
sebesar 24089 m3/tahun, untuk 10 tahun ke depan sebesar 29586 m3/tahun, untuk
15 tahun kedepan sebesar 35085 m3/tahun, untuk 20 tahun kedepan sebesar 40582
m3/tahun, untuk 25 tahun kedepan sebesar 46080 m3/tahun. Dan untuk
perencanaan pendistribusian air bersih di Kecamatan Kalianget yaitu Desa Pinggir
Papas, Desa Karanganyar, Desa Marengan Laok, Desa Kertasada, Desa
Kalimook, Desa Kalianget Barat, Desa Kalianget Timur menggunakan
pendistribusian pola bercabang karena dari segi ekonomis lebih menguntungkan
yaitu dari pipa lebih pendek dan diameter kecil.
Kata Kunci : Kebutuhan air bersih, Areal Timur, PDAM Kota Sumenep.