Abstract :
Desa Pinggir Papas merupakan salah satu Desa yang ada di Kabupaten
Sumenep yang ada di atas permukaan air laut dimana memiliki banyak lahan
petani garam. Menurut data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Jumlah
penduduk pada tahun 2018 di Desa Pinggir Papas Sebanyak 5175 jiwa dan
mayoritas mata pencaharian penduduk sebagai nelayan dan petani garam.
Permasalahan Sanitasi yang ada di desa Pinggir Papas terkait dengan kebanyakan
penduduk yang buang air besar sembarangan karena tidak memiliki sarana
Sanitasi dan masih banyak penduduk yang mengalirkan air limbah hasil kegiatan
rumah tangga lansung ke saluran drainase di depan rumah mereka. Limbah cair
dan padat yang tidak ditangani sebagaimana semestinya mengakibatkan masalah
lingkungan dan kesehatan masyarakat. Hal ini mengakibatkan pencemaran di
badan air atau sungai di Desa Pinggir Papas.
Berdasarkan permasalahan diatas perlu perencanaan sanitasi komunal
untuk meningkatkan kondisi sarana sanitasi di desa pinggir papas, serta desain
teknologi di gunakan beserta rencana anggaran biaya, adapun metode yang di
gunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif dengan pendekatan
penelitian study kasus, data sekunder di kumpulkan melalui studi kepustakaan dan
pengumpulan dokumen, data primer di peroleh dengan cara pengamatan lapangan
secara langsung (Survey).
Berdasarkan hasil penelitian Desa pinggir papas memerlukan
pembangunan MCK komunal sebanyak 10 unit di dalam 1 unit mempunyai 4 bilik
kakus dengan kapasitas septictank untuk 100 orang dengan volume ruang basah:
24 m3, volume ruang lumpur: 9 m3 dan volume ambang bebas: 121,9 m3.
Direncanakan Septictank sebanyak 56 unit, dengan anggaran biaya yang
dibutuhkan untuk pembangunan MCK Sebesar Rp. 1.529,397,173.00 sedangkan
anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan Septitank Sebesar
Rp.6.243.098.716,00.
Kata Kunci : Sanitasi, Limbah Domestik,Komunal