Abstract :
Pada Desa Gadding, Kecamatan Manding terdapat bangunan embung.
Yang dimana peneliti mengangkat sebagai penelitian skripsi kali ini, yang dimana
pembangunan Embung Gadding ini dibangun sebagai upaya untuk meningkatkan
produksi pertanian agar tidak hanya ditanami satu jenis tanam an saja. Penelitian
ini untuk mengetahui seberapa efektifnya bangunan Embung Gadding, dan untuk
mengoptimalisasi Embung Gadding baik musim hujan atau musim kemarau untuk
lahan pertanian nantinya.
Metode penelitian digunakan adalah metode Pendekatan Kuantitatif. Dan
untuk perhitungan penelitian sendiri nantinya menggunakan aplikasi Microsoft
Excel dan Excel Solver,untuk perhitungan menggunakan beberapa metode yaitu
RAPS(Rescaled Adjusted Partial Sums). Metode Aljabar. Penman (Modifikasi
FAO). KP-01. Metode Pengembangan Van De GOO dan Ziljstra (1986).
Persamaan Weibull.
Berdasarkan analisa maka diperoleh debit andalan rata-rata setengah bulan
adalah 80% ( Q80 ) sebesar 0,021m3/dt, dengan waktu yang dibutuhkan 48,66
hari. Debit andalan 50% (Q50%) sebesar 0,025 m3/dt, dengan waktu yang
dibutuhkan 40,87 hari. Dan diperoleh debit andalan rata-rata adalah 80% ( Q80 )
sebesar 0,041m3/dt, dengan waktu yang dibutuhkan 24,87 hari. Debit andalan
50% (Q50%) sebesar 0,051 m3/dt, dengan waktu yang dibutuhkan 20,21 hari.
Pola tanam yang disarankan untuk wilayah pertanian agar lebih optimal dan baik
yang pertama adalah pola tanam Padi ? (Kedelai 50%+Jagung50%) - Kedelai.
pola tanam yang disarankan kedua adalah Padi ? Padi ? Kedelai, jika ditinjau dari
Intensitas Tanaman. Akan tetapi jika di tinjau berdasarkan sistem distribusi yang
baik pola tanam yang disarankan yang pertama Padi ? (Kedelai 50%+Jagung50%)
? Kedelai, dan yang kedua Padi ? Padi ? Jagung. dengan cara pemberian air dapat
dilakukan secara serentak ataupun sistem bergilir jika kondisi kemarau.
Kata Kunci: Bangunan Air, Embung, Evaluasi Efektifitas, Pola Tanam.