Abstract :
Abu daun bambu mempunyai sifat reaktif yang dapat bereaksi menjadi bahan
keras dan kaku. Berdasarkan penelitian, melalui pembakaran selama 2 jam abu daun
bambu memiliki silika 75,9 %. Berdasarkan latar belakang, tujuan penelitian ini yaitu
mengetahui pengaruh dan proporsi optimum abu daun bambu sebagai campuran
semen terhadap kuat tekan beton.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.
Eksperiman dilakukan terhadap beton normal dengan mutu beton 20 Mpa yang
diberi abu daun bambu dengan variasi 0%, 3%, 5%, 7%, dari campuran semen
serta di uji kuat tekan dengan sampel 3 benda uji berbentuk kubus ukuran 15 x 15 x
15 cm pada umur 14 hari. Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linier
dengan menggunakan software SPSS.
Pengujian hasil dengan SPSS menunjukkan nilai kuat tekan yang dipengaruhi oleh
variasi campuran abu daun bambu adalah Y = 13,871 + 0,419 X dimana x adalah variasi
campuran dan y adalah nilai kuat tekan beton. Penambahan limbah abu daun bambu
dari variasi campuran 0%, 3%, 5%, 7%, ada pengaruh yang signifikan terhadap kuat
tekan beton. menunjukan bahwa nilai thitung = 2,504 > ttabel = 1,812, sehingga dapat
disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara penambahan variasi campuran abu
daun bambu terhadap kuat tekan. Variasi optimum terdapat pada proporsi campuran
abu daun bambu 5% dan 7%.
Kata Kunci : Limbah Abu Daun Bambu, Semen,Beton, Kuat Tekan Beton