Abstract :
Kondisi hidrologi di Indonesia sangat khas, sehingga tidak semua cara
dapat digunakan untuk memecahkan masalah hidrologi di Indonesia khususnya di
DAS Sokrah Kabupaten Sumenep. Hujan adalah komponen masukan penting
dalam proses hidrologi. Karakteristik hujan di antaranya adalah intensitas, durasi,
kedalaman, dan frekuensi. Intensitas berhubungan dengan durasi dan frekuensi
dapat diekspresikan dengan kurva Intensity-DurationFrequency (IDF). Kurva IDF
dapat digunakan untuk menghitung banjir rencana dengan mempergunakan
metode rasional. menunjukkan bahwa intensitas hujan yang tinggi hanya
berlangsung selama 5-30 menit pada setiap periode ulang. Sedangkan hujan yang
berlangsung selama 40-240 menit memiliki intensitas hujan yang rendah untuk
setiap periode ulang di tiga stasiun.
Dalam penelitian ini curah hujan harian dihitung dengan analisis frekuensi
yang dimulai dengan menentukan curah hujan harian maksimum rerata, kemudian
menghitung parameter statistik untuk memilih distribusi yang paling cocok.
Waktu kejadian hujan dominan yaitu lama kejadian hujan dengan frekuensi
terbesar. Intensitas dihitung dengan mempergunakan data amatan yang di peroleh
nilai intensitas curah hujan adalah metode Sherman di periode ulang 2 tahun
karena nilai intensitas curah hujannya lebih kecil
Kata Kunci : Hujan, Analisis Frekuensi, Kurva IDF