Abstract :
Secara umum sanitasi didefinisikan sarana untuk mencegah manusia
bersentuhan langsung dengan limbah maupun kotoran. Fenomena mayarakat
pedesaan yang masih memanfaatkan ruangan terbuka untuk buang air besar.
Tidak adanya bak penampungan limbah dan jamban pribadi di Desa
Tamidung sehingga masyarakat masih memanfaatkan lahan sekitar untuk buang air
besar. Untuk memperoleh sanitasi yang baik dan layak, maka harus didukung dengan
sarana dan prasarana sanitasi yang memadai.
Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik
pengumpulan data wawancara langsung dengan responden menggunakan kuisioner,
instansi-instansi dan juga beberapa karya ilmiah yang sudah ada .Teknik analisis data,
menghitung proyeksi jumlah penduduk untuk tahun perencanaan, menghitung berapa
titik yang dibutuhkan untuk MCK komunal dengan SNI-03-23-99-2002, menghitung
dimensi tangki septik dengan SNI-2398-2017, hasil desain gambar MCK komunal
menggunakan software Autocad 2008.
Berdasarkan SNI 03-2399-2002 dan SNI 2398-2017 , terdapat 3 titik lokasi
MCK komunal dengan jumlah pengguna titik 1 = 60 orang 1 dibutuhkan 4 ruang
kakus dengan dimensi tangki septik P × L × T = 2 m × 2 m × 2 m. VA = 8 m³.
Volume total = 7,2 m3. Titik 2 = 45 orang dibutuhkan 4 ruang kakus dengan dimensi
tangki septik P × L × T = 2,4 m × 1,5 m × 1,6 m = 5,8 m³. Volume total = 6,9 m3.
Titik 3 = 25 orang dibutuhkan 2 ruang kakus dengan dimensi tangki septik P × L × T
= 2,2 m × 1 m × 1,5 m = 3,25 m³. sebagai berikut : T = 1,5 m. P = 2,2 m. L = 1 m.
VA = 1 m³. VL = 3,25 m³. Volume total = 3,9 m3
Kata Kunci : Sanitasi, septik Tank