Abstract :
Wirausaha dapat merubah perekonomian suatu bangsa maupun negara
dengan cepat sehingga diperlukan bagi pemerintah untuk menyadarkan masyarakat
betapa pentingnya berwirausaha.Angka pengangguran di Kabupaten Sumenep pada
tahun 2017 cukup tinggi, mengalami penurunan sebesar 0,04 persen yaitu dari
11.554 jiwa menjadi 11.067 jiwa. Penurunan tersebut sangatlah minim, walaupun
mengalami penurunan, namun penurunan tersebut diakibatkan oleh menurunnya
jumlah angkatan kerja di tahun 2018.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelatihan di
PIWS (Pusat Inkubator Wirausaha Muda Sumenep) dan langkah ? langkahnya
dalam mengurangi pengangangguran di Kabupaten Sumenep. Tehnik pengambilan
sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling dengan menentukan
informan kunci sebanyak 1 orang, informan utama sebanyak 5 orang, dan
menggunakan teknik pengumpulan data, diantaranya observasi, wawancara, dan
dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaMembangun Wirausaha Muda
dalam Mengurangi Pengangguran di Kabupaten Sumenep dengan adanya pelatihan
1000 Wirausaha Muda yang di selenggarakan PIWS (Pusat Inkubator Wirausaha
Muda Sumenep)Proses pelatihan yang diselanggarakan PIWS cukup baik. Tim
pendamping memberikan pendampingan yang baik kepada peserta pelatihan saat
proses pelatihan selesai.Proses pelatihan memiliki kekurarangan yaitu pada tahap
demi tahap yang jaraknya cukup jauh dan waktu pelaksanaan tertunda. Peserta
pelatihan sering datang tidak tepat waktu pada saat proses pelatihan dengan
beberapa alasan dari peserta. Terbatasnya fasilitas dan peralatan yang digunakan
untuk proses pelatihan juga menjadi kendala, sehingga proses pelatihan kurang
maksimal dan tidak sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan.
Kata Kunci : Wirausaha dan Pengangguran