Abstract :
Upaya-upaya dalam rangka meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN)
sudah seringkali dilakukan. Kebijakan dalam rangka peningkatan kinerja ASN
dewasa ini banyak memanfaatkan teknologi yang sudah semakin maju, seperti
pembuatan sistem yang mendukung kedisiplinan pegawai ASN dan lain lain.
Pemerintah Kabupaten Sumenep juga melakukan upaya-upaya dalam hal
meningkatkan kualitas kinerja ASN serta meningkatkan kedisiplinan para pegawai
ASN di linkungan kerja Pemerintah Kabupaten Sumenep baik melalui kebijakan
melalui perubahan kebijakan aturan sistem kerja ASN seperti mengeluarkan
Peraturan Bupati Nomor 04 tahun 2019 tentang Hari dan Jam Kerja ASN di
Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kemudian juga melalui BKPSDM
Kabupaten Sumenep, sebuah inovasi sistem berbasis aplikasi dilakukan dengan
meluncurkan SINERGI (Sistem Informasi Kinerja Pegawai), yaitu produk
kebijakan sistem yang diluncurkan pada 2019. Penelitian ini dilakukan dengan
metode kualitatis deskriptif dengan mengukur kinerja ASN berdasar aspek
kualitas kerja, ketetapan waktu, inisiatif, kemampuan dan komunikasi. Dalam
penelitan ini idapatkan hasil bahwa pelaksanaan kinerja yang dilakukan oleh ASN
di lingkungan kerja BKPSDM Kabupaten Sumenep dilaksanakan sesuai dengan
Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan perjanjian kinerja masing-masing ASN yang
bersangkutan. Proses evaluasi untuk mengawasi kesesuaian antara hasil kerja
ASN dengan SKPnya terselenggara secara efektif melalui laporan setiap hasil
kerja harian ASN ke dalam SINERGI. ASN juga secara otomatis akan termotivasi
melaksanakan tugasnya tepat waktu karena hasil kinerja harus diinput ke dalam
SINERGI untuk mendapatkan reward berupa TPP yang harus disesuaikan dengan
capaian waktunya. ASN secara umum sudah mengetahui tugas pokok dan
fungsinya dan mampu melaksanakan tugas tanpa terus menunggu instruksi atasan
hanya, kecuali beberapa jenis pekerjaan yang harus menunggu proses adminsitrasi
seprti disposisi dari pimpinan atau menunggu kebijakan pimpinan. Dalam
pengembangan kompetensi, SINERGI secara tidak langsung membantu atasan
langsung untuk mengetahui kompetensi ASN bawahannya yang dapat dijadikan
salah satu acuan untuk pemetaan pengembangan kompetensi ASN. SINERGI
menjadi media komunikasi bagi atasan kepada bawah melalui fitur koreksi dan
tolak laporan kinerja ASN sekaligus menjadi jembatan untuk komunikasi terkait
kinerja yang disampaikan secara verbal dan langsung.
Kata kunci: Kinerja, SINERGI, Instansi