Abstract :
Pada 13 April 2020 Pemerintah Republik Indonesia menetapkan melalui Keputusan
Presiden Nomor 12 Tahun 2020 Tentang Penetapan Bncana Non-Alam
Penyebabaran Corona Virus (Covid 19) Disease Sebagai Bencana Nasional.
Berbagai langkah kebijakan telah dikeluarkan oleh pemerintah dalam rangka
penanggulangan covid 19 seperti mematuhi protokol kesehatan 5M, PSBB, PPKM,
vaksinasi dan lainnya. Namun pemerintah bukanlah satu satunya elemen yang
bertanggung jawab untuk mengatasi pandemi tetapi perlu adanya kolaborasi antara
pemerintah dan masyarakat dalam penanggulangan covid19.Kerjasama dapat
dilakukan oleh pemerintah desa dengan organisasi kepemudaan yang bergerak di
bidang sosial kemasyarakatan yakni karang taruna. Organisasi karang taruna Forum
Komunikasi Pemuda Talang (FKPT) banyak berpartisipasi dalam penanggulangan
covid 19 di Desa Talang Kecamatan Saronggi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui partisipasi organisasi kepemudaan dalam penanggulangan covid 19 di
Desa Talang Kecamatan Saronggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif,
dengan menggunakan teknik pengumpulan data secara wawancara, observasi dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi organisasi
kepemudaan dalam penanggulangan covid 19 di desa talang dilakukan melalui
berbagai kegiatan seperti memberikan santunan kepada anak yatim dan dhu?afa
sebagai wujud dari bentuk partisipasi uang, kegiatan penyemprotan disinfektan,
bagi bagi masker dan berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi adalah bentuk
partisipasi tenaga. Dalam kegiatan rapat atau musyawarah desa karang taruna juga
terlibat dan memberikan ide atau gagasannya dimana hal itu adalah bentuk dari
partisipasi buah pikiran. Keterampilan karang taruna juga dapat dilibatkan dalam
berbagai keterampilan misalnya menjadi mc, documenter acara dan design grafis.
Dan karang taruna juga menunjukkan rasa kepedulian sosial yang tinggi dengan
menjenguk orang sakit dan menghadiri acara kifayah dimana hal itu merupakan
bentuk partisipasi sosial.
Kata kunci: Partisipasi, Organisasi Kepemudaan, Menanggulangi Covid 19