Abstract :
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sendiri merupakan salah satu bagian
penting dari perekonomian suatu negara ataupun daerah, tidak terkecuali di
Kabupaten Sumenep sendiri. Kabupaten Sumenep adalah sebuah kabupaten di
Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Daerah tersebut juga termasuk ke dalam 50
daerah terkaya di Indonesia menurut majalah warta ekonomi tahun 2012 dengan
urutan ke-31 dengan indeks total 36. Perkembangan UMKM di Indonesia yang
sangat pesat didukung oleh pemanfaatan sarana teknologi, informasi dan
komunikasi yang optimal. Namun dibalik itu, terdapat pula faktor yang menjadi
penghambat berkembangnya suatu usaha yaitu; Pertama, sulitnya mendapatkan
peluang pasar dan memperluas pangsa pasar. Kedua, sulitnya mendapatkan modal
karena terbatasnya sumber modal yang memadai. Ketiga, kurangnya pemahaman
dalam bidang organisasi dan manajemen SDM. Keempat, Kurang luasnya mitra
kerjasama antar pengusaha-pengusaha. Kelima, Persaingan yang tidak sehat antar
pengusaha. Keenam, Pembinaan dan pelatihan yang dilakukan masih kurang
terpadu dan kurangnya kepedulian serta kepercayaan masyarakat terhadap
keberadaan usaha kecil. Ditengah semakin pesatnya perkembangan UMKM,
pergerakannya mengalami penurunan akibat kemunculan Covid-19 pada awal
tahun 2020, yang memberikan dampak langsung bagi perputaran perekonomian
khususnya bagi UMKM. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana upaya pemerintah dalam pemberdayaan UMKM berbasis
e-commerce di masa pandemic covid-19 di Kabupaten Sumenep. Jenis penelitian
yang digunakan yaitu peneltian kualitatif. Fokus pada penelitian ini menggunakan
teori Gede Diva (2009) dalam Rama Yuda (2021 : 27-28) yaitu peran pemerintah
sebagai fasilitaor, peran pemerintah sebagai regulator dan peran pemerintah
sebagai katalisator. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan
observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik
analisis data yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan/verivikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
upaya pemerintah dalam pemberdayaan UMKM berbasis e-commerce dapat
dikatakan sudah berjalan dengan baik dalam menjalankan perannya, namun masih
ada beberapa peran yang kurang optimal diantaranya kurangnya fasilitas
permodalan kepada pelaku UMKM padahal masih banyak UMKM yang
terkendala modal. Pemerintah hendaknya memberikan stimulan untuk
mempercepat proses perkembangan dari UMKM dengan memberikan bantuan
permodalan.
Kata Kunci: UMKM, Upaya Pemerintah, E-Commerce