Abstract :
Dalam pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Sumenep ada
banyak faktor yang mempengaruhi sukses atau tidak pengembangannya. Pulau
kangean membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai khususnya
transportasi, fasilitas dan infrastruktur pariwisata. Masalah yang diteliti dalam
penelitian ini adalah bagaimana upaya pengembangan objek wisata di Pulau
Kangean Kabupaten Sumenep. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan
dokumentasi. Hasil penelitian ini mengacu pada teori yang dikemukakan oleh
Spillane (1987) bahwa ada lima unsur komponen pariwisata yang sangat penting
yaitu 1) Upaya pengembangan yang dilakukan oleh DisbudPorapar lewat daya
tarik wisata yang ada di Pulau Kangean yaitu lewat kunjungan dan pendampingan
pembentukan Pokdarwis dan yang didampingi oleh Dinas Pariwisata, Perhutani,
maupun LMDH serta pengenalan ekonomi kreatif lewat EJTA jatim (East Java
Tourism Award), 2) Upaya pengembangan yang dilakukan oleh DisbudPorapar
lewat fasilitas wisata yang ada di Pulau Kangean yaitu membangun spot wisata di
beberapa objek wisata, menyalurkan ide untuk lomba-lomba dan menyediakan
lampu gantung, tempat makan, toilet dan fasilitas lainnya, 3) Upaya
pengembangan yang dilakukan oleh DisbudPorapar lewat infrastruktur wisata
yang ada di Pulau Kangean yaitu memberikan anggaran pembangunan gapura
selamat datang, pembangunan tempat makan dan 2 toilet, 4) Upaya
pengembangan yang dilakukan oleh DisbudPorapar lewat transportasi yang ada di
Pulau Kangean yaitu menyediakan kapal cepat dengan waktu tempuh 3 sampai 4
jam menuju Pulau Kangean, menyediakan 2 tongkang yang digunakan untuk
penyebrangan dari Pelabuhan Batu Guluk ke Pulau Mamburit, 5) Upaya
pengembangan yang dilakukan oleh DisbudPorapar lewat keramah-tamahan yang
ada di Pulau Kangean yaitu lewat pembentukan Pokdarwis yang didampingi oleh
Pemerintah, bekerjasama dengan Perhutani dan Forkopimpa, serta sosialisasi
bersama dengan masyarakat untuk menghentikan pengeboman ikan dan aktivitas
lain yang merusak. Pemerintah sebaiknya lebih meningkatkan pendampingan dan
pengembangan dalam peningkatan fasilitas, infrastruktur, maupun transportasi
untuk menunjang wisata yang ada di Pulau Kangean.
.
Kata Kunci : Objek Wisata, Pengembangan, dan Pulau Kangean