Abstract :
Permasalahan yang dialami siswa kelas VII SMPN 5 Sumenep yaitu tidak ada
petunjuk praktikum khusus tetapi petunjuk praktikum bersumber dari buku paket
siswa yang masih kurang berkontekstual. Selain itu, lingkungan hanya digunakan
sebagai tempat peraga bukan sebagai sumber belajar siswa, serta kemampuan
berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa masih tergolong rendah. Tujuan penelitian
ini adalah: (1) Mengetahui validitas petunjuk praktikum IPA kontekstual untuk
meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP. (2) Mengetahui
Efektivitas petunjuk praktikum IPA kontekstual untuk meningkatkan kemampuan
berpikir tingkat tinggi siswa SMP. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII-A
SMPN 5 Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research dan
Development dan model pengembangan four-D oleh (Thiagarajan et al., 1976).
Teknik analisis data penelitian ini berupa persentase untuk validasi produk dan Ngain untuk Efektivitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas
produk memperoleh persentase skor 85,73% dengan kategori sangat layak. Hasil
tersebut diperoleh dari perolehan skor validasi materi 82,6%, validasi media 94,6%
dan validasisoal HOTS 80%. (2) Efektivitas produk termasuk dalam kategori cukup
efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VII.
Hal tersebut dapat dilihat pada hasil perolehan N-gain sebesar 0,69 dengan
ketegori penafsiran sedang.
Kata Kunci: Petunjuk Praktikum, Kontekstual, HOTS