Abstract :
Permasalahan penelitian yaitu, guru IPA SMPN 2 Kalianget belum menerapkan
bank soal digital berbasis HOTS dalam kegiatan evaluasi pembelajaran sehingga
kemampuan HOTS peserta didik rendah. Tujuan penelitian yaitu, mengetahui
validitas bank soal digital berbasis HOTS, mengetahui respon guru dan peserta
didik terhadap bank soal digital berbasis HOTS dan mengetahui analisis
kemampuan peserta didik setelah menggunakan bank soal digital berbasis HOTS.
Penelitian ini menggunakan model 4-D. Teknik analisis data penelitian persentase
skala likert, N-gain dan uji Wilcoxon. Hasil validitas produk bank soal digital
berbasis HOTS dikategorikan sangat valid memperoleh nilai 93,9% ditinjau dari
aspek materi, kontruksi dan bahasa. Hasil respon guru dan peserta didik kelas VII
diketahui mendapatkan respon positif dengan kategori sangat baik dan baik
terhadap bank soal digital berbasis HOTS pada Materi IPA semester genap. Hasil
analisis kemampuan HOTS menggunakan N-gain memperoleh nilai 0,66 dengan
kategori sedang, berdasarkan hasil uji Wilcoxon, terdapat perbedaan rata-rata
pretest dan postest. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bank soal digital
berbasis HOTS layak digunakan oleh peserta didik dan guru, serta cukup efektif
meningkatkan kemampuan HOTS peserta didik.
Kata kunci : Bank soal, HOTS