Abstract :
Penerapan akuntansi merupakan pelaksanaan kegiatan dalam
mengumpulkan dan mengelolah transaksi yang berhubungan dengan keuangan
untuk memberikan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya
madura dalam penerapan sistem akuntansi pada yayasan Nurul Horiyah, yang
dimana laporan yang diterapkan pada organisasi dibawah naungan yayasan Nurul
Horiyah tidak sesuai dengan ISAK 35.
Penelitian ini dilakukan pada yayasan Nurul Horiyah yang menaungi tiga
organisasi nirlaba dalam bidang pendidikan dengan menggunakan data subjektif
dan data dokumen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik
observasi, wawancara dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwasannya
laporan keuangan yang di terapkan pada organisasi dibawah naungan yayasan
Nurul Horiyah Desa Torbang dengan menerapkan budaya madura Bhupa?
Bhabhu? Guru Rato yang dimana dalam hal pertanggung jawaban laporan
keuangan deman menghormati sosok ketua yayasan yang memiliki peran
layaknya orang tua (bhapa? bhabhu?), penghormatan kepada Allah SWT dalam
mempertanggung jawabkan laporan sebagi seorang guru yang berhubungan
dengan agama dan nasab (ghuru), dan yang terahir penghormatan kepada
pemerintah yang dimana pada peran pemerintah disini memiliki dua kategori yang
dimana kategori pertama penghormtan kepada seseorang yang berpangkat atau
pemerintah dan yang kedua kepada seseorang yang lebih tua kepada masyarakat
dan wali murid dalam mempertanggung jawabkan laporan keuangan. Namun
laporan yang dipertanggung jawabkan kepada pemerintah pada organisasi nirlaba
tidak sesuai dengan standar laporan berdasarkan ISAK 35 yang dimana dengan
menggunkan laporan yang sangat sederhana.
Kata Kunci : Akuntansi, Budaya, Entitas Nirlaba, Madura, Penerapan