Abstract :
Pendidikan adalah proses sadar dan terencana untuk mengembangkan diri.
Salah satu tingkatan pendidikan adalah tingkat Sekolah Dasar. Salah satu pelajaran
di Sekolah Dasar adalah Ilmu Pengetahuan Alam yang membahas Rantai Makanan
di Kelas V diamana anak berada pada tahap operational konkret sehingga
membutuhkan media yang bersifat konkret. Dari hal tersebut maka media Diorama
Sains dapat menjadi alternatif belajar bagi siswa. Dengan menggunakan model
pengembangan Research and Development yang dikembangkan oleh Sugiyono,
dengan 10 langkah pengembangan, namun pada penelitian ini hanya menggunakan
7 langkah dikarenakan keterbatasan waktu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media Diorama
Sains dalam materi Rantai Makanan kelas V dan respon siswa terhadap
pengembangan media Diorama Sains kelas V di SDN Ellak Laok IV. Subjek
penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN Ellak Laok IV. Instrumen pada
penelitian ini berupa instrumen validasi produk, instrumen validasi materi,
instrumen respon siswa, dan instrumen observasi. Adapun skala analisis data
menggunakan skala Guttman dan Likert.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pengembangan dalam penelitian
ini dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran, berdasarkan hasil
validasi desain media dan materi dengan persentase berturut-turut sebesar 94%,
96% dengan kriteria ?sangat baik?. (2) hasil uji coba produk kepada 6 orang siswa
kelas V diperoleh hasil persentase sebesar 95% dengan kriteria ?sangat baik?. Maka
dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Diorama Sains pada materi Rantai
Makanan kelas V di SDN Ellak Laok IV dinyatakan sangat layak dan sesuai untuk
digunakan sebagai alternatif pembelajaran bagi guru dan siswa.
Kata kunci : Diorama Sains, Rantai Makanan.