Abstract :
Modul pembelajaran merupakan salah satu bahan ajar yang digunakan
untuk menunjang proses pembelajaran dan membantu siswa belajar sendiri (self
study). Penelitian ini menggunakan metode R & D (Research and Development).
dengan tahapan model Thiagarajan Four-D (Define, Design, Develop,
Disseminate) yang telah dimodifikasi oleh Peneliti (2022) menjadi (Define,
Design, Develop), karena model yang disarankan dalam pengembangan perangkat
pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengembangkan modul
pembelajaran IPA tema 6 materi sumber daya alam berbasis kearifan lokal di
Sumenep (2) mengetahui respon siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas
IV SDN Gunggung I. Instrumen pada penelitian ini berupa instrument
angket/kuisioner validasi produk dan respon siswa. Adapun skala analisis data
untuk validasi produk menggunakan skala likert dan analisis data respon siswa
menggunakan skala guttman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) pengembangan dalam
penelitian ini dinyatakan layak digunakan sebagai modul pembelajaran, hal ini
berdasarkan hasil dari validasi desain media dan materi dengan persentase 90%,
92% dengan kriteria ?Sangat Layak?. (2) hasil uji coba produk kepada 17 orang
siswa kelas IV diperoleh nilai persenase respon siswa sebesar 92% dengan kriteria
?Sangat Layak?. Maka dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran IPA tema 6
materi sumber daya alam berbasis kearifan lokal di Sumenep dapat dinyatakan
layak dan sesuai untuk digunakan sebagai bahan ajar bagi guru dan siswa.
Kata Kunci : Pengembangan, Modul, Berbasis Kearifan Lokal