Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Video Animasi
berbasis kearifan lokal materi kebersihan lingkungan sebagai media pembelajaran
dalam proses kegiatan mengajar. Metode penelitian yang digunakan dalam
pengembangan ini menggunakan adalah penelitian pengembangan (Research and
Development). Model yang digunakan menggunakan 4-D (four-D). akan tetapi
dalam penelitian ini hanya menggunakan tiga tahap saja yaitu tahap pendefinisian
(define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (development).
Tahap penyebaran (disseminate) tidak digunakan karena adanya keterbatasan
dalam penelitian. Video Animasi berbasis kearifan lokal yang dikembangkan
memuat materi kebersihan lingkungan. Uji coba yang digunakan dalam penelitian
ini menggunakan uji coba awal dengan skala besar. Subjek uji coba dalam
penelitian ini adalah 9 siswa kelas 1 SDN Angkatan IV. Hasil penelitian
pengembangan ini dapat dilihat dari hasil validasi berupa angket likert dan respon
siswa menggunakan angket skala ghuttman.hasil dari validasi materi mendapatkan
persentase sebesar 86% dengan kategori sangat layak. Hasil dari validasi ahli
desain mendapatkan persentase sebanyak 88% dengan kategori sangat layak.
Respon siswa mendapatkan respon positif pada uji coba awal dengan skala besar
yang dapat dilihat dari hasil rata-rata sebesar 82% dengan kategori sangat layak.
Dari data tersebut maka Video Animasi Berbasis Kearifan Lokal materi
kebersihan lingkungan siswa kelas 1 SDN Angkatan IV dinyatakan sangat layak
untuk digunakan sebagai media pembelajaran
Kata kunci : Video Animasi, kearifan lokal, kebersihan lingkungan