Abstract :
Bata ringan adalah beton yang memakai agregat ringan atau campuran
agregat kasar ringan dan pasir alam sebagai pengganti agregat halus ringan
dengan ketentuan tidak boleh melampaui berat isi maksimum beton 1850 kg/m3.
Bata ringan Celullar Lightweight Concrete (CLC) adalah beton selular (berpori)
yang mengalami proses curing secara alami. CLC adalah beton konvensional yang
mana agregat kasar (kerikil) digantikan oleh udara, dalam prosesnya
menggunakan busa organik yang sangat stabil dan tidak ada reaksi kimia ketika
proses pencampuran adonan, foam atau busa berfungsi sebagai media untuk
membungkus udara.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode experimental
(percobaan), yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pasir di
wilayah Kabupaten Sumenep terhadap spesifikasi dan biaya bata ringan metode
Cellular Lightweight Concrete (CLC). Penelitian ini menggunakan semen type 1
karena mampu digunakan pada keadaan normal dan tidak memerlukan
persyaratan khusus. Foam yang digunakan yaitu foam agent maxx 102 dengan
campuran foam 3% dari berat air. FAS (Faktor Air Semen) yang digunakan
adalah 0,6 dengan benda uji berbentuk kubus ukuran 15×15×15 pada 28 hari.
Hasil penelitian ini akan mengetahui penyerapan air maksimum, kuat tekan, kuat
tekan rata ? rata, dan mutu atau densitas pada bata ringan CLC.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian penggunaan bahan setiap benda uji
total yang dibutuhkan untuk 9 benda uji yaitu pasir 27,64 kg, semen 9,21 kg, air
5,36 kg, dan foam agent 0,16 kg. Hasil kuat tekan sampel 1 sebesar 0,556, sampel
2 sebesar 0,667, sampel 3 sebesar 1,111. Berat jenis (densitas) sampel 1 sebesar
1019,85 gr/cm3, sampel 2 sebesar 1156,44 gr/cm3, sampel 3 sebesar 1251,26
gr/cm3. Mutu bata ringan sampel 1 sebesar 0,00052 gr/cm3, sampel 2 sebesar
0,00058 gr/cm3, sampel 3 sebesar 0,00087 gr/cm3. Daya serap sampel 1 sebesar
12,19%, sampel 2 sebesar 12,01% dan sampel 3 sebesar 11,71%. Kinerja bata
ringan sampel 1 sebesar 6,69 gr/cm3, sampel 2 sebesar 6,96 gr/cm3, dan untuk
sampel 3 sebesar 10,39 gr/cm3. Dan untuk biaya yang dibutuhkan untuk
pembuatan bata ringan sampel 1 sebesar Rp. 3359, sampel 2 sebesar Rp. 3412,
dan sampel 3 sebesar Rp. 3466. Dari penelitian ini tidak ada pengaruh yang
signifikan antara komposisi pasir di Wilayah Kabupaten Sumenep terhadap
spesifikasi bata ringan. Namun ada pengaruh yang signifikan terhada biaya
pembuatan bata ringan.
Kata Kunci : bata ringan CLC, spesifikasi, biaya.