Abstract :
Pada dasarnya, manusia membutuhkan pelayanan bahkan secara ekstern
dapat dikatakan bahwa pelayanan tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan
masyarakat. Masyarakat setiap waktu selalu menuntut pelayanan yang berkualitas
dari pemerintah meskipun tuntutan tersebut sering tidak sesuai dengan harapan
karena secara empiris pelayanan yang terjadi selama ini masih berbelit-belit,
lambat, dan melelahkan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui
adakah pengaruh secara parsial kualitas pelayanan dan disiplin kerja terhadap
kepuasan masyarakat di Desa Manding Daya, (2) Untuk mengetahui adakah
pengaruh secara simultan antara kualitas pelayanan dan disiplin kerja terhadap
kepuasan masyarakat di Desa Manding Daya, (3) Untuk mengetahui manakah
variabel yang paling dominan kualitas pelayanan dan disiplin kerja terhadap
kepuasan masyarakat di Desa Manding Daya
Jenis penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif. Teknik pengambilan
sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik purposive sampling.
Pentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Roscoe.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap
Kepuasan Masyarakat diperoleh nilai thitung sebesar 5,314 > ttabel 1,67065
dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pada
pengujian parsial (uji t) terdapat pengaruh secara parsial dan signifikan variabel
Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Masyarakat. Pengaruh Disiplin Kerja
terhadap Kepuasan Masyarakat memperoleh nilai thitung sebesar 2,704 > dari ttabel
1,67065 dengan nilai signifikansi 0,009 < 0,05. Hal tersebut dapat disimpulkan
bahwa pada pengujian parsial (uji t) terdapat pengaruh secara parsial dan signifikan
variabel Disiplin Kerja terhadap Kepuasan Masyarakat. Secara simultan kualitas
pelayanan dan disiplin kerja berpengaruh secara positif dan signifikan dengan nilai
Fhitung sebesar 49,658 > Ftabel 3,15 dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05.
Berdasarkan perolehan hasil penelitian, nilai variabel disiplin kerja 0,009 lebih
besar daripada nilai variabel kualitas pelayanan 0,001. Hal tersebut menunjukkan
bahwa kepuasan masyarakat banyak dipengaruhi oleh disiplin kerja dari pegawai.
Semakin baik kedisiplinan pegawai, maka semakin tinggi juga tingkat kepuasan
masyarakat.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Disiplin Kerja, Kepuasan Masyarakat