Abstract :
Saluran irigasi Sekunder di D.I. Kali Masjid Desa Poja Kecamatan
Gapura Kabupaten Sumenep merupakan wilayah yang memiliki area lahan
persawahan yang cukup luas. Pada wilayah tersebut jaringan irigasinya memiliki
sesuatu yang berbeda pada umumnya, dimana elevasi atau ketinggian dasar
saluran di hulu lebih rendah daripada hilir, hal ini tentunya membuat peneliti ingin
menganalisa saluran irigasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
nilai dari debit aliran yang terjadi pada saluran tersebut dan juga ingin mengetahui
adakah pengaruh dari elevasi tersebut terhadap debit aliran sehingga
mempengaruhi dari distribusi ke area lahan pada jaringan irigasi di lokasi tersebut.
Metode yang digunakan adalah mengumpulkan data pengukuran di lapangan.
Data yang sudah di peroleh dilapangan di analisa, analisa yang diolah adalah
perhitungan elevasi, perhitungan kecepatan aliran, perhitungan curah hujan
efektif, perhitungan debit andalan, perhitungan efisiensi saluran, kebutuhan air
bersih serta rotasi teknis.
Berdasarkan hasil survey lokasi dan pengolahan data pengukuran elevasi
saluran sekunder pada elevasinya ada tidak kesesuaian elevasi yang tidak sesuai
dengan standar perencanaan saluran irigasi, dan debit andalan yang terjadi pada
saluran yaitu 30 L/dt lebih kecil dari nilai debit rencana serta nilai efisiensi pada
saluran tersebut yaitu 80 % hal ini berada dibawah dari standar efisiensi saluran
sekunder sebesar 90%. Dapat disimpulkan bahwa Saluran irigasi Sekunder di
D.I. Kali Masjid Desa Poja Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep
kurang efektif dalam fungsi yaitu sebagai distribusi air ke area lahan sekitar.
Kata Kunci : Debit Aliran, Elevasi, Distribusi Air.