Abstract :
Kabupaten Sumenep terdapat potensi agregat kasar, dari adanya kegiatan
pertambangan dibeberapa lokasi di Kabupaten Sumenep. Sumber daya material
yang berupa batu gunung yang disebut batu cor (kerikil lokal), agregat ini hanya
digunakan sebagai bahan pengisi beton. Namun agregat kasar memiliki suatu
kelemahan, yakni daya serapnya yang cukup tinggi.
Penelitian ini menggunakan metode kajian experimental (percobaan) yang
dilakukan dengan kegiatan uji coba di Laboratorium dengan penggunaan material
agregat kasar lokal pada campuran beton normal. Teknik analisis penelitian ini
yaitu analisis kuantitatif dan sampel penelitian ini berjumlah 5 buah benda uji
kemudian, data disajikan dalam bentuk tabel, teknik analisis data menggunakan
metode regresi linear sederhana dengan bantuan software SPSS.
Hasil penelitian ini menunjukkan mutu beton 5 benda uji tidak memenuhi
kuat tekan yang diisyaratkan karena dipengaruhi oleh penyerapan bahan agregat
kasar yang tidak memenuhi spesifikasi nilai minimum yang ditetapkan menurut
SNI 03-1969-2008. Model regresi yang menunjukkan Fhitung = 0,111 ? Ftabel =
19,00 (Ho diterima), untuk taraf signifikan (?) adalah 0,05. Maka Sig. = 0,761 >
0,05 (H0 diterima) persamaan regresi Y = 8217,212 + 2,30 X. nilai thitung =
0,333 ? ttabel = 3,182 (Ho diterima). Dengan demikian tidak terdapat pengaruh
yang signifikan antara daya serap terhadap kuat tekan beton.
Kata Kunci : Material Lokal Kabupaten Sumenep, Kuat Tekan Beton, Daya
Serap air