Abstract :
Di Dusun Tambak Bukol, Desa Gapura Tengah, Kecamatan Sumenep
memiliki areal pertanian 195 ha dan sebagian sudah memiliki jaringan irigasi,
akan tetapi untuk areal pertanian di daerah tambak bukol dipisahkan oleh sungai,
untuk area pertanian di sebelah timur sungai sebagian sudah memiliki jaringan
irigasi, akan tetapi untuk areal pertanian seluas 50 ha di sebelah barat sungai
belum memiliki sumber air irigasi. Salah satu cara agar jaringan irigasi dapat
mengakses persawahan adalah dengan melakukan perencanaan talang air untuk
melintasi sungai. Maka dari itu untuk membantu agar areal pertanian tersebut
dapat dialiri oleh air harus merencanakan sebuah talang air untuk membawa air
irigasi melewati sungai tersebut.
Metode yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini yaitu metode
kualitatif. Dengan analisa hidrologi dan analisa hidrolika Dalam metode
diperlukan data yang diperoleh dari instansi/dinas terkait, wawancara, dan survei
lapangan guna memperoleh data yang valid untuk kemudian dilanjutkan
perhitungan analisis tentang perencaanaan talang air untuk pengembangan
jaringan irigasi.
Berdasarkan hasil analisa diambil kesimpulan bahwa perencanaan talang air
di daerah Tambak Bukol Kabupaten Sumenep, untuk kebutuhan air irigasi untuk
daerah yang akan dialiri talang air sebesar 62,13 l/det/ha. Talang air direncanakan
sepanjang 15 m. Kolom penyangga talang air direncanakan menggunakan kolom
beton dengan ukuran 0,45 x 0,45 m. Talang air menggunakan plat baja dengan
tebal 10 mm dengan dimensi tinggi 0,45m dan lebar 0,45 m dengan kapasitas Q =
385 l/det. Untuk penopang talang air menggunakan balok dengan dimensi tinggi
0,3 m dan lebar 0,45 m. Pondasi yang direncanakan untuk menopang talang air
menggunakan pondasi telapak dengan ukuran 1,5 m x1,5 m dengan tebal 0,3 m
dengan beban 233,28 kN.
Kata kunci : Perencanaan, Talang Air, Irigasi