Abstract :
Peran irigasi dalam meningkatkan dan menstabilkan produksi pertanian
tidak hanya tergantung pada produktivitas tetapi juga pada kemampuannya
untuk meningkatkan faktor pertumbuhan lain yang terkait dengan input
produksi. Untuk meningkatkan produksi pangan maka di rencankanlah suatu
pengembangan jaringan irigasi. Di Desa Matanair Kecamatan Rubaru
Kabupaten Sumenep di sana terdapat saluran irigasi yang di gunakan untuk
mengairi beberapa petak sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit
Sumber Matanair, sehingga pengembangan jaringan irigasi dapat di lakukan,
mengetahui perencaan saluran irigasi di Sumber Matanair, mengetahui Sitem
pendistribusian air pada jaringan irigasi di Sumber Matanair. Penelitian ini
merupakan jenis penelitian eksprimental, di analisis seberapa besar potensi debit
yang tersedia di Sumber Matanair.
Dari hasil penelitian Debit eksisting Sumber Matanair sebesar 32 l/det,
kebutuhan air untuk sawah sebelum di kembangkan seluas 15 Ha sebesar 18
l/det, sisa debit Sumber Matanair sebesar 14 l/det. Maka luas areal sawah dapat di
kembangkan menjadi 11,7 Ha, Jadi luas total keseluruhan sebesar 26,7 Ha.
Selanjutnya menghitung pendistribusian air irigasi dan dimensi saluran irigasi
sesui persyaratan standar perencaan irigasi (Kriteria Perencanaan 01, 1986).
Supaya pemanfaatan air di Sumber Matanair dapat di manfaatkan dengan
maksimal.
Kata Kunci : Ketersedian Air, Kebutuhan Air, Pembagian Pengembangan Air