Abstract :
Pada masa pandemi, kebutuhan masyarakat akan pelayanan semakin tinggi,
terutama pelayanan di rumah sakit. Rumah sakit di tuntut untuk melakukan perbaikan
kualitas layanan untuk memberikan kepuasan serta mencegah penularan dan mengatasi
pasien yang terinfeksi Covid-19 dengan maksimal dan berkualitas. Perubahan kualitas
pelayanan di rumah sakit ini tak hanya berdampak bagi pasien saja, namun juga pada
karyawan yang bekerja di rumah sakit. Selain mempengaruhi rumah sakit untuk
semakin meningkatkan kualitas pelayanannya, pandemi ini juga mempengaruhi budaya
kerja di organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
pengaruh kualitas pelayanan terhadap kinerja pegawai, bagaimana pengaruh budaya
organisasi terhadap kinerja pegawai, dan bagaimana pengaruh kualitas pelayanan dan
budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Nilai Sig. untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah
sebesar 0,038 < 0,05 dan nilai thitung (2,114) > ttabel (1,993), sehingga dapat disimpulkan
bahwa H1 diterima. Nilai Sig. untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,000 <
0,05 dan nilai thitung (8,889) > ttabel (1,993), sehingga dapat disimpulkan bahwa dan H2
diterima. Nilai signifikansi untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y
adalah sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung (68,628) > Ftabel (3,11), sehingga dapat
disimpulkan bahwa H3 diterima. Rumah sakit perlu untuk meningkatkan lagi variabelvariabel yang mendapat skor rendah agar rumah sakit menjadi lebih baik lagi
kedepannya.
Kata kunci : Kualitas pelayanan, Budaya organisasi, Kinerja pegawai, Covid-19