Abstract :
Cabai merupakan tanaman sayuran yang memiliki peluang untuk
dikembangkan, karena cabai merupakan sayuran yang banyak diminati baik
dikonsumsi langsung maupun dijadikan produk turunan. Kontribusi pendapatan
usaha tani merupakan sebarapa besar sumbangan dari pendapatan usaha tani
terhadap pendapatan keluarga. Usaha tani cabai merupakan usaha tani yang
banyak diusahakan oleh petani di desa Tambaagung Tengah, namun petani belum
mengetahui besar kontribusi usaha tani cabai terhadap pendapatan keluarga petani
di desa Tambaagung.
Tujuan Penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui faktor pendorong dan
penghambat usahatani cabai terhadap pendapatan keluarga petani di Desa
tambaagung Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep. (2) untuk
Mengetahui berapa besar kontribusi usaha tani cabai terhadap pendapatan
keluarga petani di Desa tambaagung Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten
Sumenep. Penentuan Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja(purposive), yaitu
di Desa Tambaagung Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep.
Mengingat mayoritas masyarakat Desa Tambaagung berusaha Tani Cabai. Teknik
pengambilan sampel dalam penelitian inimenggunakanteknik Proporsional
Random Sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan wilayah dimana
masing- masing bagian terambil sampelnya secara acak. Metode analisis yang
dugunakan adalah analisis deskriptif dan analisis pendapatan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Faktor-faktor pendorong dan
penghambat dalam mengembangkan usaha tani cabai adalah sebagai
berikut:
a. Faktor pendorong
- Ketersediaan tenaga kerja yang melimpah. Hal ini dapat dilihat tenaga
kerja yang di sewa oleh petani berasal dari Desa Tambaagung tengah
itu sendiri.
- Telah diterapkan teknologi modern dalam proses usaha taninya. Hal
ini ditunjukkan oleh alat traktor yang digunakan untuk membantu
dalam proses persiapan lahan garapannya
b. Faktor penghambat
- Modal usaha masih bersifat ala kadarnya, atau disesuaikan dengan
kemapuan keuangan disaat akan memulai usaha.
- Luas lahan yang sempit. Hal ini dapat di lihat dari kepemilikan lahan
- Ketidakmampuan petani cabai dalam mengantisipasi tanaman cabai
yang tumbuh kurang baik yang di karenakan cuaca yang tidak
menentu.
- Kurangnya informasi budidaya cabai dari dinas pertanian. Hal ini
dapat di buktikan karena kurang aktifnya penyuluh pertanian.
- Petani tidak mampu mengakses langsung penjualan cabai ke produsen
(pemilik gudang). Hal ini di sebabkan oleh ada orang ke tiga yaitu
tengkulak.
1. Kontribusi
Besarnya kontribusi usaha tani cabai di Desa Tambaagung Tengah
Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep, hasil analisis menunjukkan
usaha tani cabai mempunyai nilai kontribusi yang cukup besar terhadap
pendapatan petani cabai di Desa Tambaagung Tengah yaitu sebesar 47%.
Hal ini menunjukkah bahwa usaha tani cabai merupakan sumber pendapatan
yang memberikan kontribusi yang yang cukup besar, jadi usaha tani ini
sangat cocok untuk di kembangkan di Desa penelitian yaitu Desa
Tambaagung Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep Jawa
Timur.