Abstract :
Indonesia banyak sekali limbah ? limbah kotoran hewan, meskipun bukan
limbah pabrik, limbah kotoran hewan ini mengakibatkan udara tercemar dan
menjadi pusat penyebaran penyakit. Dikarenakan kotoran sapi ini memiliki
kandungan silika yaitu 9,6% per kilogramnya, dimana silika ini kandungan utama
penyusun semen, maka penelitian menggunakan kotoran sapi sebagai bahan
tambah campuran dalam pembuatan beton yang akan ditinjau dari kuiat tekan
dengan proporsi bahan tambah kotoran sapi 0%, 5%, 10% dan 15%.
Penelitian ini dilakukan sebuah eksperimen beton normal dengan mutu
beton 20 Mpa yang diberi bahan tambah limbah kotoran sapi dengan variasi 0%,
5%, 10% dan 15%. Menggunakan benda uji berbentuk kubus ukuran 15 x 15 x15
pada umur 5 hari dan akan diuji menggunakan benda uji, pengujian benda uji
yang digunakan seperti pengujian slump, dan kuat tekan untuk memperoleh mutu
beton dari sample penelitian.
Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan beton yang berkualitas dan
ekonomis sekaligus mencegah terjadinya pencemaran ? pencemaran yang
disebabkan oleh limbah kotoran hewan derngan memanfaatkan limbah tersebut
sebagai bahan tambah campuran pembuatan beton. Dalam penelitian ini mencari
nilai kuat tekan pada proporsi bahan tambah abu kotoran sapi 0%, 5%, 10%, dan
15%. Hasil penelitian ini diperoleh nilai kuat tekan rata ? rata 14,592 Mpa untuk
variasi 0%, 14,370 Mpa untuk variasi 5%, 10,22 Mpa untuk variasi 10%, dan
9,407 Mpa untuk variasi 15%.
Kata Kunci : Bahan tambah, Kotoran sapi, Beton.