Abstract :
Hal yang membuat masyarakat menyampaikan aspirasinya saat kegiatan reses
tidak jauh dari adanya faktor kemiskinan yang melanda masyarakat. Permasalahan
yang sering disampaikan masyarakat sangat luas dan kompleks. Permasalahan
tersebut berupa pemerataan pembangunan infrastruktur, fasilitas umum,
pendidikan, peningkatan perekonomian masyarakat. Dari hasil observasi reses
DPRD Kabupaten Sumenep banyak aspirasi dari masyarakat misalnya sarana
pelayanan publik, irigasi air di persawahan, perbaikan jalan rusak, namun tidak
semua masukan dari masyarakat bisa diserap langsung dan dikerjakan karena ada
aspek-aspek yang menghambat seperti anggaran yang dikeluarkan oleh
pemerintah tidak sama dengan masukan-masukan dari hasil reses. Dengan
menggunakan metode kualitatif, penelitian ini akan mengkaji bagaimana
efektivitas kegiatan reses anggota DPRD yang ada di Kabupaten Sumenep
Khususnya Daerah Pemilihan I, dengan melihat indikator efektivitas yang
dipengaruhi oleh aktivitas organisasi menurut Stephen P. Robbins (2001:51) yaitu
Adanya Tujuan Yang Jelas, Sumber Daya Manusia, Struktur Organisasi,
Partisipasi Masyarakat dan Sistem Nilai Yang Dianut. Namun dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan kegiatan Reses menurut tanggapan
responden, dimana ratarata tanggapan terhadap pelaksanaan reses tersebut adalah
cukup efektif. Dikatakan juga cukup efektif karena tidak semua aspirasi yang
masyarakat sampaikan ditampung, namun dengan penjelasan yang diberikan oleh
anggota dewan membuat masyarakat paham dan mengerti dengan situasi tersebut.
Kata Kunci: Efektivitas Reses, Serap Aspirasi, Anggota Dewan, Pemrintah Desa
dan Masyarakat.