Abstract :
Jalannmerupakan fasilitassyang penting bagi masyarakat agar dapat
mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Kerusakan jalan disebabkan olehumur
rencana jalan yang telah dilalui, perkerasan permukaan jalannyang tidak
dapathdikeringkan karena drainasehyang tidak tepat, serta beban lalu lintas yang
berlebihan. Lokasi penelitian berada pada jalan Pasar Ganding-Ketawang yang
dimana jalan tersebut terdapat pasar tradisonal sehingga terjadi penumpukan
kendaran yang melintas. Ruas jalan Pasar Ganding-Ketawang ini merupakan jalan
utama penghubung Kecamatan Ganding menuju Kecamatan GulukGuluk.Bagaimana hasil analisa kerusakan pada jalan Pasar Ganding-Ketawang
menurut metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index).
Bagaimana alternatif penanganan kerusakan pada jalan Pasar Ganding-Ketawang
sesuai dengan metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index).
Untuk mempermudah dalam pemahaman penyusunan penelitian ini, peneliti
menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah
penelitian yang menganalisis data hasil survei atau yang sudah ada. Hasil
penelitian ini didapat bahwa Jalan Pasar Ganding ? Ketawang dari STA 0,000 s/d
1,500 mempunyai beberapa jenis kerusakan permukaan yaitu Amblas dengan luas
185,04 m2 (51%), Lubang dengan luas 58,24 m2 (16%), Pengausan Agregat
dengan luas 55,5 m2(15%), Pengelupasan dengan luas 43,13 (12%), dan
Tambalan dengan luas 22,5 m2 (6%). Berdasarkan metode Bina Marga didapat
nilai kondisi jalan sebesar 2,9 dengan nilai prioritas sebesar 9,1 (7) sehingga
termasuk dalam jenis penanganan pemeliharaan rutinyaitu seperti penambalan
(patching) untuk memperbaiki retak, alur dan amblas. Sedangkan berdasarkan
metode PCI (Pavement Condition Index) kondisi jalan termasuk dalam keadaan
Good (Baik) dengan nilai 59,9 sehingga jenis penanganan yang sesuai adalah lapis
tambahan (overlay).
Kata Kunci : Kerusakan jalan, Metode Bina Marga, Metode PCI