Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Shobiri, Aghniya Nisa' Asy
Subject
610.73 Nursing and Services of Allied Health Personnel
Datestamp
2023-03-06 03:24:15
Abstract :
Pendahuluan: Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan
pembuluh darah melebihi batas normal, penyakit hipertensi ini banyak diidap oleh
lansia terutama di wilayah kerja Puskesmas Pakong dimana angka kejadiannya masih
cukup tinggi meskipun masyarakatnya rajin kontrol dan mendatangi puskesmas atau
posyandu, penyakit ini akan menyebabkan gangguan dalam menjalani kehidupannya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self-management dengan kualitas
hidup lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pakong. Metode: jenis
penelitian ini berupa kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional.
Populasi penelitian sebanyak 133 lansia penderita hipertensi di wilayah kerja
Puskesmas Pakong dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan Probabilitysimple random sampling diperoleh sebanyak 100 responden. Pengumpulan data
dilakukan dengan memberikan kuesioner jenis Close ended-Multiple choice question
dengan menggunakan skala ordinal memuat 40 item pertanyaan Hypertension Self
Management Behavior Questionnaire (HSMBQ) dan 26 item pertanyaan World
Health Organization Quality of Life Brief Version (WHOQOL-Bref), kemudian
dilakukan pengolahan data dan uji analisis Rank spearman. Hasil: hasil penelitian
menunjukkan self-management lansia berada dalam kategori baik dan kualitas hidup
lansia berada dalam kategori cukup. Hasil uji rank spearman menunjukkan terdapat
hubungan yang sangat kuat antara self-management dengan kualitas hidup lansia
penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pakong (p = 0,000; r = 0,836).
Kesimpulan dan saran: lansia penderita hipertensi diharapkan dapat meningkatkan
atau mempertahankan self-management yang baik yaitu dengan selalu mengintegrasi
dan meregulasi diri menjadi lebih baik dalam menjaga kesehatan, memantau tekanan
darah, berdiskusi/memeriksakan diri mengenai penyakit hipertensi yang diderita serta
patuh terhadap anjuran yang disarankan tenaga kesehatan sehingga kualitas hidup
dapat meningkat.
Kata kunci: Hipertensi, self-management, kualitas hidup, lansia